Indonesia

Read Also

Monday, 4 November 2013

Triune-Brain Theory : Theory and Application





“a komodo can smell a dead goat within 15 km, you can imagine how sharp his olfaction has.”

 “actually a bat doesn’t have a good sight, but how can a bat doesn’t hit the high tree in the night.? It is caused by a bat can produce ultrasonic sound, thus it can be resonance by the front-object, finally his big-ear will receive that sound. A bat is an animal whose inferior collicle is better than the other.”

 “Of course, we already know that the dog is barking. It represents that the dog hear torture from the God, as well as the frail of horse in the night which it means the knight knows the existence of angel, and on the other story, horse can feel the torture event in the grave”

 The cerebral neocortex, limbic system, and brain stem come together and function hierarchically” (Paul D.MacLean)

Tuesday, 11 December 2012

Roger W Sperry and Split-Brain



Perhaps many thought that Roger W.Sperry (1914-1994) is a neurosurgeon, it can be understood as Sperry many involved in the split-brain researches. The study was conducted in several experimental animals such as rats, cats and monkeys to carry out the separation of the corpus callosum (commissurotomi). When in fact Roger W.Sperry is a professor in the field of psychobiological at the California Institute of Technology (Caltech). Nevertheless, Roger W. Sperry is actually known to have a skilled hand in surgery.

Wednesday, 10 October 2012

About Prof.Makoto Shichida


“Every Child is A Genius” (Makoto Shichida)

“The genius is in the right brain, not in the left brain.... Every child between zero and six has innate abilities in their right-hemisphere of the brain. However, if ignored, these abilities will diminish and vanish by the age of six” (Makoto Shichida)


Makoto Shichida (1929-2009) dikenal sebagai pendiri Shichida Child Education yang telah tersebar di beberapa negara seperti Jepang, USA, Hongkong, Thailand, Malaysia, Singapura, Australia dan Indonesia. Di Jepang, saat ini, telah terdapat sekitar 450 Shichida Child Academy. Makoto Shichida telah menghabiskan beberapa tahun untuk melakukan penelitian tentang pendidikan usia dini khususnya mengenai bagaimana cara mengembangkan fungsi otak kanan. Metode tersebut dikenal sebagai The Shichida Method.

Makoto Shichida lahir di Gotsu Jepang pada tahun 1929. Dia mendapat gelar doktor dalam bidang pendidikan dan dikenal sebagai tokoh pendidikan terkenal di Jepang karena komitmennya dalam mengembangkan metode stimulasi perkembangan anak pada usia dini selama hampir 40 tahun.

Shichida Child Education diperuntukkan bagi anak-anak yang berusia 6 bulan hingga 6 tahun. Menurut Makoto Shichida, pada usia tersebut dianggap sebagai usia yang ideal untuk mengembangkan potensi otak kanan. Setelah usia 6 tahun, biasanya telah terjadi switch dari otak kanan ke otak kiri, sehingga potensi otak kanan secara perlahan-lahan mulai tertinggal dan terhambat akibat dominasi penggunaan otak kiri.

Beberapa penghargaan telah diraih, baik dalam negeri maupun penghargaan internasional seperti :

Socio-Cultural Service Award by Japan Culture Promoting Association April, 1997
, sebuah penghargaan yang diberikan kepada individu yang telah memberikan konstribusi yang signifikan di Jepang dan secara internasional pada bidang Seni, Agama, Sosial, Budaya dan Pendidikan.

International Academy of Education Award from the Research Institute of the Sweden Academy for Medicinal Sciences March, 2003, sebuah penghargaan yang diberikan kepada orang yang telah memberikan pelayanan kesehatan fisik dan mental (body and mind) dalam beberapa tahun.

Selain mendapatkan beberapa penghargaan, juga dikenal produktif dalam menulis, selama hidupnya sekitar 163 buku telah ditulisnya. Namun, sayangnya sebagian besar dalam bahasa jepang. Saat ini, beberapa dari bukunya telah diterjemahkan ke dalam bahasa inggris seperti bukunya yang berjudul “The Mystery of The Right Brain” , malah telah diterbitkan oleh Gramedia dalam versi bahasa Indonesia.

Makoto Shichida meninggal dunia pada tanggal 22 April 2009 dalam usia 79 tahun. Namun karya dan usahanya dalam pengembangan otak kanan pada anak-anak usia dini akan tetap dikenang sampai saat ini.

Monday, 11 June 2012

Talk to The Amygdala with Hypnosis


Topik ini terinspirasi dari sebuah artikel yang ditulis oleh Murriel Prince Warren yang membahas tentang komunikasi terhadap amygdala saat trance. Banyak hal yang bermanfaat bisa didapatkan saat berkomunikasi dengan amygdala seperti untuk mengatasi masalah alergi, diabetes mellitus, kanker, gagal ginjal, mempercepat proses recovery dan penyakit fisik lainnya. Bahkan termasuk masalah mental seperti stres, depressi, learning and memory.


Namun sebelumnya, kita perlu mengetahui mekanisme yang terjadi dalam tubuh kita terlebih dahulu proses mind-body connection. Di dalam tubuh kita, terdapat 3 komponen utama yang saling terkait dan saling mempengaruhi yaitu cortex prefrontal (PFC), amygdala dan Hypothalamus. PFC ini terletak pada lobus frontalis yang mengatur fungsi-fungsi eksekutif seperti pengambilan keputusan, perencanaan, organisasi atau manajemen dan yang terpenting adalah memproses setiap informasi yang masuk melalui panca indera lalu kemudian mempersepsi informasi tersebut. Hasil persepsi dari PFC akan menentukan respon yang akan diberikan oleh tubuh. PFC ini biasa diandaikan sebagai CEO dari otak kita dan bagian kreatif dalam pikiran kita (inner mind).

Amygdala akan memberikan respon sesuai hasil persepsi dari PFC yang selanjutnya akan memberikan sinyal ke hipothalamus untuk memberikan respon fisik dan sellular dalam tubuh. Ukuran amygdala hanya sekitar 1,5cm dan dianggap sebagai antena emosi yang merupakan bagian dari sistem limbik. Hipothalamus sendiri dikenal sebagai pusat sistem otonom dan mengatur pelepasan hormon dari sistem endokrin yang pada akhirnya akan bisa mempengaruhi sistem imunitas.

Untuk bisa memahami keterkaitan setiap komponen serta peranannya masing-masing, mari kita ambil contoh, misalnya kita sementara melihat seekor ular, maka informasi visual tersebut akan diproses oleh PFC, jika PFC mempersepsi sebagai suatu ancaman maka akan menimbulkan respon takut, respon tersebut ditangkap oleh amygdala sebagai rasa takut sehingga hipothalamus sebagai pusat otonom memberikan perintah kepada jantung untuk berdetak cepat demikian pula napas dan juga memberikan respon humoral kepada sistem endokrin untuk melepaskan beberapa hormon seperti epinefrin, corticotropin dan glukokortikoid. Disini kita bisa melihat bagaimana pentingnya peranan PFC dalam memberikan persepsi terhadap suatu informasi, tentu respon yang berbeda akan diberikan jika seandainya hal ini terjadi pada Si Panji, sang petualang. Sebenarnya sekali lagi disinilah peranan mind management dengan menggunakan NLP ataupun hipnosis. Keterkaitan ketiga komponen utama tersebut lebih dikenal sebagai Limbic-Hypothalamic Pathway.

Apa yang terjadi saat seseorang dalam kondisi terhipnosis (trance)? Saat trance ataupun relaksasi dikatakan bahwa amygdala kita dalam kondisi turn off atau shutting down, sehingga respon otonom maupun humoral bisa dikontrol sesuai dengan yang diinginkan oleh creative-part dari PFC (desired outcome). Proses komunikasi dengan amygdala ini saat trance, sama dengan proses saat sesi hipnoterapi. Hanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu proses hipnoterapi harus di set-up sehingga subjek merasa tidak dikontrol tetapi semua respon yang diberikan adalah pilihan subjek itu sendiri (answer within). Kemudian lakukan proses induksi sampai level kedalaman yang sesuai, saat trance proses komunikasi terhadap amygdala dilakukan dengan metafora, ego strengthening dan mempresuposisi telah terjadi suatu perubahan atau metamorfosis seiring dengan waktu. Untuk bisa memunculkan suatu solusi yang benar-benar dari creative-part dari PFC (unconscious mind) maka Anda dapat mengatakan misalnya suara saya akan menghilang dari pendengaran Anda untuk memastikan bahwa respon yang diberikan adalah dari pikiran bawah sadarnya dan cara yang lebih efektif adalah dengan menstimulasi timbulnya suatu Ideodynamic Reponse. Hal terpenting lainnya adalah memberikan post-hypnotic trigger, bisa berupa kata atau simbol (anchor) sehingga subjek bisa melatihnya sendiri (self hypnosis). Dengan demikian proses self-healing tetap berlanjut.

Terdapat beberapa main-point dari penjelasan di atas yaitu bagaimana efektifnya proses terapi jika solusi berasal dari subjek itu sendiri dan ini merupakan inti dari ericksonian hypnotherapy/psychotherapy dan Milton Erickson seringkali melakukannya dalam bentuk Ideodynamic Response. The last but no least, adalah melatih subjek untuk melakukan self-hypnosis. Semoga bermanfaat dan mencerahkan!.

Tuesday, 5 June 2012

Belajar Hypnotic Voice di Indonesian Idol


Ada salah seorang peserta Indonesian Idol yang menarik kita cermati yaitu "Dion". Kontestan Indonesian Idol ini senantiasa konsisten untuk membawakan lagu-lagu ala "Broad-way" yang ber-irama lambat. Saat Ia membawakan lagu-lagu seperti itu, saya menjadi teringat beberapa prinsip dasar dalam hipnosis. Dibutuhkan suatu keterampilan tertentu untuk bisa menyanyikan lagu seperti itu , diantaranya sang penyanyi harus bisa mengatur tempo dan seringkali mesti berhenti (pause) sejenak lalu lanjut bernyanyi kembali. Uniknya adalah saat "jeda" atau pause, Si Dion melakukan beberapa gerakan menarik yang lucu sambil menikmati ketukan-ketukan nada berikutnya, sehingga semakin asyik. Bisa dibayangkan lagu Ayu Ting Ting (Sik Asyik) dibawakannya dengan ala broad-way. Bagi mereka yang tidak bisa mengatur tempo dan cenderung tergesa-gesa "rush" akan kesulitan menyanyikannya dan tentunya membuat lagu tersebut menjadi kurang menarik. Jadi seorang hypnotist handal selain harus memiliki suara hipnotik (hypnotic voice) sebaiknya juga bisa mengatur tempo saat berkomunikasi.

Karakteristik dari hypnotic voice adalah "slower and lower", suara yang lebih lambat dengan tone yang rendah. Milton Erickson telah memberikan contoh yang baik tentang hal ini, berbicara dengan lambat dengan intonasi yang rendah. Demikian pula dengan Richard Bandler, hanya suara Richard Bandler mungkin sedikit lebih nyaman terdengar di telinga. Tapi kedua tokoh tersebut melakukan hal yang sama, "slower and lower". Bicara dengan "slower", kita sudah bisa memahaminya. Milton Erickson untuk membuat suaranya menjadi "lower", maka beliau seringkali menundukkan pandangannya dan melihat ke lantai agar intonasi suaranya menjadi lebih rendah. Begitulah cara dia berkomunikasi dengan unconscious mind client-nya Mungkin kita juga masih teringat dengan salah satu materi kelas practioner kemarin, kita diminta untuk melatih beberapa jenis suara seperti suara hidung, suara tenggorokan, suara dada dan suara perut. Suara yang lebih powerful adalah suara dari perut yang sebaiknya kita miliki. Latihannya seperti berikut

"This is my forehead", ucapkan sambil menyentuh dahi untuk merasakan getaran suaranya
"This is my nose", ucapkan sambil menyentuh hidung untuk merasakan getaran suaranya
"This is my throat", ucapkan sambil menyentuh tenggorokan
"This is my chest", ucapkan sambil menyentuh dada
"This is my abdomen/belly", ucapkan sambil menyentuh perut

Jadi seorang hypnotist, secara sadar, hendaknya mempunyai dua jenis suara yang berbeda yaitu Normal atau Daily Voice dan Hypnotic voice. Pada sesi awal, gunakan suara normal atau suara sehari-hari, namun pada saat ingin berkomunikasi dengan unconscious mind seseorang, gunakanlah hypnotic voice. Juga sangat berguna pada saat melakukan induksi dengan menggunakan "conscious-unconsciour dissociation", selain melakukan dissosiasi dari beberapa karakteristik conscious dan unconscious mind, kita juga mekakukan dissosiasi dengan tipe suara, misalnya saat mengucapkan conscious mind gunakan normal voice dan saat mengucapkan atau mendeskripsikan tentang unconscious mind gunakanlah hypnotic voice.

Komponen yang lain adalah kemampuan untuk mengatur tempo atau irama (rhythm), terutama irama saat berkomunikasi atau melakukan proses sugesti/induksi. Anda seharusnya tahu kapan harus berbicara dan kapan harus jeda (pause) dan teknik yang paling powerful untuk mengatur tempo berbicara adalah berbicaralah hanya pada saat subjek sementara mengeluarkan napas (ekspirasi). Mungkin saat Anda melakukannya, terasa aneh atau kaku, namun sebaiknya Anda melatihnya karena beberapa hypnotist terkenal menganjurkannya, termasuk Milton Erickson terutama tahun-tahun terakhir kehidupannya. Sebenarnya secara tidak langsung, Anda sudah melakukan crossing matching. Kecuali saat akan melakukan induksi Arm Levitation, sebaiknya Anda berbicara ketika subjek menarik napas (inspirasi), karena secara fisiologis saat menarik napas, tangan cenderung terangkat. Salah satu penyebab kegagalan suatu induksi adalah karena sang hipnotis terlalu “rush” saat memberikan induksi atau sugesti. Tidak memberikan waktu kepada subjek untuk memahami sugesti yang diberikan dan untuk memberikan respon yang sesuai.

Pertanyaan paling mendasar yang bisa muncul dalam benak kita adalah mengapa harus mengatur tempo? Salah satu alasannya adalah karena setiap orang membutuhkan waktu yang berbeda untuk memberikan suatu respon terhadap suatu sugesti. Saat anda memberikan sugesti kepada seseorang, Anda harus bersabar untuk menunggu respon yang diberikan. Berdasarkan respon yang diberikan, akan memicu kalimat sugesti berikutnya sehingga menjadi suatu feedback loop. Ernes L.Rossi, mungkin Anda sudah sangat mengenalnya sebagai orang yang paling banyak bekerja sama dengan Milton Erickson, berpendapat bahwa sebenarnya setiap orang mempunyai siklus atau irama harian untuk trance, Anda hanya cukup menunggu dan mengenali kapan seseorang trance dan tentunya momen itulah yang paling Anda tunggu dan itulah sebenarnya yang dilakukan oleh Milton Erickson.

Saya tidak tahu, apakah si Dion, salah satu kontestan indonesian idol itu melakukannya secara sadar, yang jelas kita semuanya bisa belajar salah satu aspek terpenting hipnosis dari si Dion yaitu hypnotic voice. Anda cukup berbicara dengan “slower and lower” dan dengan sedikit mengatur tempo saat berbicara, mungkin itu saat subjek melakukan ekspirasi dan menghindari untuk “rush” saat melakukan induksi. Semoga bermanfaat dan mencerahkan !.

Thursday, 31 May 2012

The Indirect Forms of Suggestion


Bagi Anda yang ingin belajar bentuk-bentuk sugesti tidak langsung secara lengkap, mungkin hal ini bisa membantu untuk mendapatkan pemahamam yang lebih komprehensif, berikut bentuk dan contohnya:

1.    TRUISMS UTILIZING IDEODYNAMIC PROCESS
1.1.    Ideomotor Response
Sebagian besar orang dapat mengalami satu tangan lebih ringan dibanding yang lainnya

Setiap orang mempunyai pengalaman menganggukkan kepala ya atau menggelengkan kepala tidak bahkan tanpa menyadarinya


Saat kita capek, mata kita mulai berkedip lambat dan terkadang menutup tanpa menyadarinya.


Terkadang saat kita rileks atau menjelang tidur, sebuah otot akan tersentak sehingga lengan atau kaki kita akan bergerak sendiri


1.2.    IDEOSENSORY PROCESSES

Anda telah tahu bagaimana mengalami perasaan nyaman seperti kehangatan matahari pada kulit anda


Sebagian besar orang menikmati kesejukan yang menyegarkan dari angin sepoi-sepoi
Beberapa orang dapat membayangkan makanan kesukaannya dengan baik mereka dapat merasakannya.


Garam dan bau dari angin sepoi-sepoi laut menyenangkan sebagian besar orang.

1.3.    IDEOAFFECTIVE PROCESSES

Demikian mudah untuk marah dan sakit hati saat kita merasa dibodohi. Kita biasanya mengkerutkan dahi saat kita mempunyai pengalaman yang sangat menyakitkan untuk diingat.


Beberapa orang tersipu dengan mudah saat mereka mengenal perasaan tertentu tentang dirinya.


Sebagian besar dari kita berusaha menghindari pikiran dan ingatan yang membawa air mata, tapi mereka seringkali berhubungan dengan hal yang terpenting.


Kita semua menikmati memperhatikan seseorang tersenyum pada suatu pikiran tersendiri dan kita sering menemukan diri kita tersenyum pada senyumannya.

1.4.    IDEOCOGNITIVE PROCESS
Kita tahu bahwa saat anda tertidur pikiran bawah sadar dapat bermimpi. Anda dapat dengan mudahnya melupakan mimpi itu saat anda terbangun.
Anda terkadang dapat mengingat satu hal terpenting mimpi itu yang menarik.


Kita terkadang dapat mengenal sebuah nama dan berada di ujung lidah kita dan tapi tidak dapat mengucapkan kata tersebut.

2.    TRUISM UTILIZING TIME
Segera atau kemudian tangan anda akan terangkat
Sekarang atau nanti mata anda akan menutup…(atau apapun)


Sakit kepala (atau apapun) anda dapat sekarang pergi sesegera system anda siap untuknya untuk pergi.


Keluhan anda dapat sekarang menghilang sesegera pikiran bawah sadar anda tahu anda dapat menyelesaikan masalah dengan suatu cara yang lebih konstruktif (baik)

3.    NOT KNOWING, NOT DOING
Anda tidak harus berbicara atau berbicara atau membuat suatu usaha…anda bahkan tidak harus mempertahankan mata anda tetap terbuka


Anda tidak harus …berusaha mendengarkan saya karena pikiran bawah sadar anda dapat melakukan itu dan merespon semua dengan sendirinya.


Orang dapat tidur dan tidak tahu mereka tertidur.


Mereka dapat bermimpi dan tidak mengingat mimpi itu.


Anda tidak tahu….kapan kelopak mata anda akan menutup semua dengan sendirinya.


Anda mungkin tidak tahu ….tangan mana yang akan terangkat pertama


Anda benar-benar tidak tahu ….bagaimana pikiran bawah sadar anda akan membantu anda menyelesaikan masalah itu…tapi pikiran sadar anda dapat menerima jawaban itu ….saat hal itu datang.


Pikiran sadar anda tentu mempunyai banyak pertanyaan , tapi pikiran sadar anda benar tidak tahu kapan pikiran bawah sadar anda akan membiarkan anda menghentikan kebiasaan yang tidak diinginkan …anda tidak tahu jika hal itu akan terjadi segera atau nanti …anda tidak tahu jika hal itu terjadi sekaligus atau dengan lambat…tapi anda dapat mempelajari cara alamiah anda melakukan sesuatu.

4.    OPEN ENDED SUGGESTION

Kita semua mempunyai potensi …kita tidak menyadarinya, dan kita biasanya tidak tahu bagaimana mereka akan dinyatakan/diekspresikan.


Pikiran anda dapat mereview/mempertimbangkan lebih …perasaan, ingatan dan pikiran sehubungan masalah tersebut, tapi anda tidak tahu…yang mana paling berguna untuk menyelesaikan masalah yang anda hadapi.


Anda dapat menemukan sendiri rentang masa lalu, sekarang atau akan datang sebagaimana pikiran bawah sadar anda memilih hal yang paling sesuai dengan hal tersebut.


Dia tidak tahu apa yang dia pelajari, tapi dia sedang belajar dan saya tidak mempunyai hak untuk memberitahunya…Anda mempelajari ini atau anda mempelajari itu…biarkan dia belajar apapun yang dia inginkan, dengan urutan apapun yang dia inginkan.

5.    COVERING ALL POSSIBILITIES OF A CLASS OF RESPONSE
Segera anda akan mendapatkan jari atau ibu jari bergerak sedikit, mungkin dengan sendirinya…dapat bergerak ke atas atau ke bawah, ke samping atau tertekan ke bawah…dapat dengan lambat atau cepat atau mungkin tidak bergerak sama sekali… Hal yang terpenting adalah merasakan dengan sepenuhnya perasaan apapun yang berkembang.


Segera anda akan mendapatkan masalah berat badan sehubungan dengan makan yang banyak atau sedikitnya makanan yang dapat dinikmati…anda mungkin pertama mendapatkan berat badan atau kehilangannya atau tetap untuk sesaat saat anda belajar sesuatu hal yang penting tentang diri anda sendiri.


6.    COVERING THAT FACILITATE NEW RESPONSE POSSIBILITIES
6.1.    Questions to Focus Associations
6.2.    Questions in Trance Induction
         1.    Eye Fixation
         2.    Hand Levitation
6.3.    Questions Facilitating Therapeutic Responsiveness

Dan apa yang akan menjadi arti yang efektif dari kehilangan berat badan?

7.    COMPOUND SUGGESTION

7.1.    The Yes Set and Reinforcement
Suatu hari yang indah, mari kita berenang (positive association/yes set, suggestion)
Mari kita berenang, suatu hari yang indah (suggestion, positive association/truism = reinforcement)


Suatu hari libur, jadi mengapa seharusnya saya tidak melakukan yang saya inginkan?


Anda telah mengerjakan dengan baik dan dapat lanjut.

7.2.    Contingent Suggestion and Associational Networks

Bersama setiap napas yang anda lakukan, anda dapat menjadi sadar irama alamiah tubuh anda dan perasaan nyaman yang berkembang.


Saat anda meneruskan duduk di sana,anda akan mendapati diri anda menjadi lebih rileks dan nyaman.


Saat tangan anda turun ke bawah, anda akan mendapati diri anda nyaman kembali ke masa… sumber masalah tersebut.


Saat anda secara mental mereview/mempertimbangkan masalah itu, pikiran bawah sadar anda dapat mengembangkan beberapa cara sementara yang sesuai dengannya.


Dan saat pikiran sadar anda mengenal suatu solusi berharga dan masuk akal, jari anda dapat terangkat secara otomatis/dengan sendirinya


Saat anda merasa siap membicarakannya, anda akan mendapati dengan sendirinya bangun dengan keadaan segar dan sadar, dengan suatu penghargaan terhadap kerja baik yang anda telah lakukan.

7.3.    Apposition of Opposites
Saat kepalan tangan anda lebih keras dan tegang,tubuh anda yang lain rileks…saat tangan kanan anda terangkat, tangan kiri anda turun lebih rendah.


Saat lengan anda terasa lebih ringan dan terangkat, kelopak mata anda dapat merasa lebih berat dan turun ke bawah sampai mereka tertutup.


Saat dahi anda merasa lebih dingin,tangan anda merasa lebih hangat.


Saat rahang anda menjadi lebih dan lebih tebal dan tidak sensitive,perhatikan bagaimana tangan kiri menjadi lebih dan lebih sensitive.


Anda dapat mengalami semua perasaan tentang sesuatu yang terjadi saat berusia 7 tahun tanpa dapat mengingat dengan tepat apa yang menyebabkan perasaan ini.


Saat anda nanti membuka mata anda…anda akan mempunyai memori/ingatan yang jelas dari semua itu,tapi tanpa perasaan yang anda punyai kemudian.


Saat anda mereview itu, anda dapat sekarang mengalami suatu keseimbangan pikiran dan perasaan yang sesuai tentang semuanya.

7.4.    The Negative

Dan anda dapat, dapatkah anda tidak? Anda dapat mencoba, bukan? Anda tidak dapat menahannya, bukan? Anda ingin, bukan? Anda melakukannya, bukan? Mengapa tidak membiarkannya terjadi?


Anda tidak harus rileks hingga anda benar-benar siap.


Anda tidak akan menarik napas yang dalam yang sebenarnya hingga tangan anda menyentuh wajah anda.


Anda tidak akan benar-benar tahu bagaimana nyamannya saat anda rileks hingga tangan/lengan itu turun dengan perlahan menuju pangkuan anda.


Dan anda benar-benar tidak harus melakukan (therapeutic respon) hingga (perilaku yang tidak dapat dihindari pd pasien dalam waktu dekat)


Anda tidak akan melakukannya hingga pikiran bawah sadar anda siap.

7.5.    Shock,Surprise and Creative Moments

8.    IMPLICATION AND THE IMPLIED DIRECTIVE

Jika anda duduk maka anda dapat menuju rileks (pola: jika….maka…)


Sekarang jika anda tidak menyilangkan kaki anda dan meletakkan tangan anda dengan nyaman pada pangkuan anda, maka anda akan menjadi siap untuk rileks. (pola: jika…pace, maka..lead)


Untuk deepening:
Ingatan/memory anda, bayangan anda dan perasaan anda sekarang lebih penting bagi anda pada situasi ini.


Kita biasanya tidak menyadari saat kita tertidur dan bahkan terkadang tidak sadar bahwa kita tertidur.


Sekarang anda tahu anda melakukan banyak hal sepanjang hari tanpa menyadarinya.
Jantung anda berdenyut tanpa bantuan atau arahan pikiran sadar anda, sebagaiman anda biasanya bernapas tanpa menyadarinya.

Dan bahkan saat anda berjalan, kaki anda tampaknya bergerak dengan sendirinya dan membawa anda kemanapun anda ingin pergi.

Dan tangan anda melakukan sebagian besar hal yang ingin anda kerjakan tanpa mengatakannya.

Sekarang tangan melakukan ini, sekarang tangan melakukan itu…tangan anda bekerja otomatis untuk anda dan biasanya anda tidak harus memberikan perhatian kepadanya.
Bahkan saat anda berbicara, anda melakukannya secara otomatis, anda tidak harus dengan sadar menyadarinya bagaimana mengucapkan setiap kata. Anda dapat berbicara tanpa mengetahuinya. Anda tahu bagaimana melakukannya secara otomatis bahkan tanpa memikirkannya.

Juga saat anda melihat atau mendengar sesuatu atau saat anda menyentuh atau merasakannya, mereka bekerja otomatis tanpa anda harus menjadi sadar . Mereka bekerja sendiri dan anda tidak harus memberi perhatian. Mereka hanya peduli diri mereka sendiri tanpa anda harus mengganggu mereka.

8.1.    The Implied Directive
Pikiran bawah sadar anda telah mencapai sumber masalah itu, jari anda dapat terangkat.(pola: time binding introduction, implied suggestion/unconscious search)


Saat anda telah menemukan suatu perasaan rileksasi dan kenyamanan, mata anda menutup dengan sendirinya.

Saat kenyamanan itu semakin dalam, pikiran sadar anda dapat rileks sambil pikiran bawah sadar anda mereview kealamian masalah dan saat pikiran ketertarikan dan relevan mencapai pikiran sadar anda, mata anda akan terbuka saat anda dengan hati-hati mempertimbangkannya,

9.    BINDS AND DOUBLE BINDS
9.1.    Blinds Modeled on Avoidance-Avoidance and Approach-Approach Conflicts
Inginkah anda masuk kondisi rileks sekarang atau nanti?
Inginkah anda masuk kondisi rileks berdiri atau duduk?
Inginkah anda masuk kondisi rileks yang ringan, sedang atau lebih dalam?

Menghadapi pasien insomnia:
Jika anda tidak tertidur dalam limabelas menit di tempat tidur, anda harus bangun dan berbaring di lantai hingga anda merasa anda dapat tidur.

9.2.    The Conscious-Unconscious Double Bind

(semua didasarkan pada kemampuan untuk memobilisasi proses unconscious)

Jika pikiran bawah sadar anda ingin masuk kondisi rileks, tangan kanan anda akan terangkat dengan sendirinya, sebaliknya tangan kiri anda akan terangkat.

Jika tidak ada gerakan:
Karena anda duduk dengan tenang dan belum ada respon pada tangan anda, anda dapat heran jika pikiran bawah sadar anda akan lebih menyukai untuk tidak membuat gerakan sama sekali saat anda masuk kondisi rileks…mungkin lebih menyenangkan tidak harus bergerak atau berbicara atau bahkan mengganggu usaha untuk menjaga mata anda terbuka.

Penggunaan dalam pola negative:
Anda tidak harus mendengarkan saya karena pikiran bawah sadar anda di sini dan dapat mendengar apa yang ia inginkan, untuk merespon dengan cara yang sesuai.


Dan itu benar-benar bukan suatu masalah apa yang pikiran sadar anda lakukan karena pikiran bawah sadar anda dapat menemukan hal yang sesuai mengatasi nyeri (atau apasaja)

Anda mengatakan anda tidak tahu bagaimana menyelesaikan masalah itu…anda bimbang dan bingung…pikiran sadar anda benar-benar tidak tahu apa yang harus diperbuat…dan tapi kita tahu bahwa pikiran bawah sadar anda memanfaatkan begitu banyak memori dan bayangan dan pengalaman yang tersedia dalam menemukan penyelesaian masalah itu…anda tidak tahu semua kemungkinan yang ada…pikiran bawah sadar anda dapat bekerja dengan sendirinya dan bagaimana anda akan tahu, kapan hal itu 
terselesaikan?akankah solusi itu masuk ke dalam mimpi anda yang anda akan ingat atau akankah anda melupakannya tapi mendapatkan masalah itu perlahan-lahan terselesaikan dengan sendirinya dengan cara pikiran sadar anda tidak mengerti?akankah penyelesaian itu datang dengan cepat saat sadar atau saat melamun?akankah anda saat kerja atau bermain, belanja atau mengendarai mobil, ketika anda akhirnya menyadarinya?anda benar-benar tidak tahu, tapi anda pasti menjadi bahagia saat solusi itu datang.

9.3.    The Double Dissociation Double Bind
(cenderung membingungkan pikiran sadar sehingga respon tidak sadar dimunculkan)

Anda dapat sebagai seorang yang bangun, tapi anda tidak perlu sebagai sebuah tubuh…(pause)…anda dapat bangun saat tubuh anda bangun tapi tanpa mengenal tubuh anda


Anda dapat bermimpi anda bangun meskipun anda dalam kondisi rileks(trance)…(pause)…atau anda dapat berbuat seolah-olah anda dalam kondisi rileks bahkan sambil terbangun.


Anda dapat menemukan tangan anda terangkat tanpa mengetahui dimana pergi…(pause)…atau mungkin anda merasakan kemana pergi meskipun anda tidak benar-benar mengarahkannya.


Anda dapat membuat gambar abstrak tanpa mengetahui apa itu…(pause)…anda dapat kemudian menemukan arti didalamnya meskipun tidak Nampak berhubungan dengan anda


Anda dapat berbicara saat rileks meskipun anda tidak selalu mengenal arti kata itu…(pause)…atau anda tetap diam saat kepala anda dengan lambat mengangguk ya atau menggeleng tidak dengan sendirinya sebagai respon terhadap pertanyaan saya.


Untuk mengawali somnambulism atau validasi trance:
Sekarang, saat mata anda terbuka tapi anda tidak perlu bangun…(pause)…atau anda dapat terbangun ketika mata anda terbuka,tapi tanpa mengingat apa yang terjadi ketika mereka tertutup.


Sekarang, saat mata anda terbuka tapi anda tidak perlu bangun…(pause)…atau anda dapat terbangun ketika mata anda terbuka,tapi anda tidak akan merasa seperti menggerakkan tangan anda beberapa menit (atau tidak akan merasa seperti berbicara selama beberapa menit)….(lebih baik dibanding :anda tidak dapat menggerakkan tangan anda)

Tuesday, 29 May 2012

Mirror Neuron: Seeing is doing


By Muh. Iqbal Basri

Pada tahun 1995, sekelompok peneliti dari Italia yang dipimpin oleh Giacomo Rizzolatti, sementara melakukan penelitian otak Macaque, sejenis monyet, dengan menggunakan teknik pemindaian. Secara kebetulan, beberapa peneliti melakukan gerakan-gerakan yang mencontoh gerakan moqaque tersebut, sehingga terjadilah proses saling meniru gerakan (mimicry). Ternyata dari pemindaian tersebut terlihat bahwa terdapat bagian otak tertentu yang sama dan aktif baik saat melihat gerakan maupun dengan saat melakukan. Area otak tersebut akhirnya dikenal sebagai mirror neuron dan dianggap suatu penemuan yang luar biasa. Hal ini pulalah yang dapat menjelaskan tentang beberapa fenomena mental seperti empati, apati dsb.

Dikenal beberapa mirror neuron, diantaranya yaitu mirroring touch, mirroring movement, mirroring emotions dan mirroring intention. Suatu penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 3 area otak yang aktif saat kita menyentuh salah satu tungkai dan melihat sebuah video tentang tungkai yang sementara tersentuh. Area yang pertama adalah area yang hanya aktif jika tungkai tersebut memang tersentuh, area kedua adalah area yang hanya aktif saat melihat tungkai yang sementara tersentuh, dan area yang ketiga adalah area yang aktif baik saat tungkai tersentuh maupun dengan hanya melihat tungkai tersentuh. Area yang ketiga tersebut itulah yang disebut mirroring touch. Hal yang menarik lainnya adalah mirroring neuron yang aktif tersebut hanya terbatas pada hemisfer kiri, meskipun pada penelitian yang lain memperlihatkan juga melibatkan kedua hemisfer.

Demikian pula saat melakukan gerakan dan melihat gerakan, sebuah area pada premotoric cortex yang sama juga aktif. Seperti yang kita ketahui bahwa premotoric cortex bertanggung jawab terhadap perencanaan suatu gerakan. Jadi saat kita seseorang melakukan suatu gerakan, maka sebenarnya otak kita juga melakukan hal yang sama, “Seeing is doing” (mirroring movement).

Saat beberapa waktu lalu kita menyaksikan di TV, bagaimana sedihnya kita melihat para keluarga yang ditinggalkan, maka secara spontan kita pun juga dapat merasakan kesedihan para keluarga korban. Inilah yang dikenal sebagai mirroring emotion. Area otak kita yang terkait dengan emosi tersebut ikut aktif. Hal yang sama juga diperlihatkan saat kita nonton film horror misalnya, emosi kita pun ikut terlibat. Jadi emosi pun dapat ditularkan. Orang yang mempunyai kecenderungan kekurangan empati, maka dikatakan bahwa mirror neuron yang aktif sangat kurang.

Namun saat kita melihat seseorang melakukan gerakan yang sama namun dalam konteks yang berbeda, maka akan mengaktifkan mirror neuron yang berbeda, misalnya seseorang sementara memegang cangkir untuk diminum dan seseorang memegang cangkir untuk dicuci, dua buah macam gerakan yang sama yaitu sementara memegang cangkir, tapi dalam konteks yang berbeda. Jadi faktor intensi atau niat sangat berperan (mirroring intention).
  
Satu hal yang perlu kita ingat bahwa ternyata mirror neuron tersebut aktif hanya jika kita telah mempunyai pengalaman tersebut sebelumnya. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana luar-biasanya fenomena ini, saat kita mulai berpikir bagaimana aplikasinya dalam kehidupan. Semoga bermanfaat!